Webinar Jakarta Smart City

Brief summary from webinar data science for smart cities. 

Case Study : Jakarta Smart City (JSC)

Pembicara: Andi Sulasikin S.T, M.Sc. (Data Science Lead, Jakarta Smart City)

Ditulis oleh: Waode Sitti Aisyah

Jakarta Smart City merupakan penerapan konsep kota cerdas yang terletak di kota Jakarta. Tujuan konsep ini adalah ingin mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk memahami serta mengetahui berbagai sumber daya di kota Jakarta secara efektif dan efisien. Jakarta Smart City dengan komponen kota yang saling terintegrasi, kebermanfaatan teknologi dan optimasi yang digunakan sebaik mungkin untuk kesejahteraan masyarakat.

Proses kerja Jakarta Smart City yaitu menganalisa data-data yang relevan kemudian memberikan rekomendasi-rekomendasi kepada pemerintah terhadap suatu kebijakan yang telah dianalisis oleh pihak Jakarta Smart City demi mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Jakarta Smart City menuju 4.0 dimana masyarakat sebagai co-creators dan pemerintah sebagai collaborator. Dengan kolaborasi, pemerintah dapat melibatkan universitas, industri, bisnis, pemerintahan lain, start up, ataupun masyarakat umum. Sehingga dalam mewujudkan Jakarta Smart City komponennya bukan hanya pemerintah saja, atau bukan hanya masyarakat saja yang aktif namun dengan saling bekerja sama dari berbagai pihak untuk mencapai kota cerdas.

Visi Jakarta Smart City : Mewujudkan kota yang inovatif, maju, dan masyarakat yang Bahagia

3 value : Economy Growth, Sustainable environment, quality of life

4 principles : Mobile First, System and Data Driven Tech, Smart Collaboration, Digital Xperience

5 Co-Creators : Savvy Data, Safe, Comfortable and Positive, Accountable and Trusted, Economy Impact, Easy and Enabled, Equitable and Inclusive

6 Outcomes : Citizen and Community, Media, Other Governments, Business/Industry/Investor, Start-up, Academics

7 Indicators : Smart Branding, Smart People, Smart Economy, Smart Environment, Smart Mobility, Smart Governance, Smart Living

Smart City adalah sebuah ekosistem. Dimana bukan hanya teknologi saja, bukan hanya sekedar masyarakat nya saja, namun termasuk teknologi, masyarakat, proses, dan tata kelola yang saling terkait.

Secara garis besar, alur data di Jakarta Smart City mulai dari memperoleh datanya dari bidang-bidang seperti data kesehatan, data Pendidikan, data transportasi, data ekonomi, ataupun data sosial yang kemudian dikumpulkan dalam sebuah database dan saling diintegrasikan di berbagai department Jakarta Smart City di Pemprov DKI hingga lahirlah sebuah platform Jaki yang harapannya mampu menjawab permasalahan di masyarakat.

Contoh konkret penggunaan Jaki adalah melihat jadwal vaksinasi di fitur Tanggap Covid-19, fitur JakPantau untuk melihat wilayah-wilayah yang terkena banjir atau memantau tinggi permukaan air suatu daerah di Jakarta, ada juga fitur JakLapor untuk melaporkan hal-hal yang menyimpang seperti menemukan kemacetan, jalan berlubang, coretan-coretan di dinding, kriminalitas, yang kemudian laporan tersebut akan ditindaklanjuti oleh pihak yang berwenang.

Kolaborasi Bersama Jakarta Smart City membuka peluang untuk berkembang lebih pesat berbasis Data Science. Konsep dasar Data Science ada tiga. Data Aware yaitu ketika data sudah dimiliki atau ada namun belum dimanfaatkan, Data Informed yaitu sudah ada data nya namun belum mengetahui keputusan apa yang harus diambil sedangkan Data Driven yaitu datanya sudah ada dan sudah mengetahui keputusan apa yang akan diambil berdasarkan data.

Data Science adalah bagaimana kita bisa mentransfer data menjadi informasi (insight) yang mampu membantu menyelesaikan masalah menggunakan Teknik scientific methods (Sulasikin A. 2021). Data ini dapat berupa penemuan, prediksi, rekomendasi, paradigma, atau model. Terdapat dua cara untuk menggunakan data. Terdapat Top Down yaitu definisikan dulu problem atau masalahnya kemudian mencari data yang dapat menyelesaikan permasalahan atau problem tersebut, sedangkan Bottom Up yaitu masalah apa yang bisa diselesaikan dengan data yang telah kita miliki.

Data Science Life Cycle and Data Skills

Referensi :

Sulasikin A. 2021. Data Science for Smart Cities. Webinar DTSense. Jakarta, Indonesia.